Senin, 21 Juni 2010

Penembus Proses Kebijakan

Penembus Proses KebijakanAmerika Serikat (AS) merupakan contoh negara yang membentuk dewan penasihat ekonomi. Menurut informasi yang diterima Berita Terkini bahwa tim yang dibentuk Presiden Barack Obama tersebut bertujuan untuk menembus proses pembuatan kebijakan. Dewan Penasihat Presiden untuk Pemulihan Ekonomi (President’s Economic Recovery Advisory Board/PERAB) AS merupakan dewan baru nonpemerintah yang terdiri dari pakar dari kalangan bisnis,ketenagakerjaan, akademisi, dan lainnya. Presiden Barack Obama mulai membentuknya pada 6 Februari 2009. PERAB bertugas untuk memberikan laporan secara reguler kepada Presiden Obama dan tim ekonominya tentang situasi krisis ekonomi terkini dan kemungkinan untuk menanganinya.

Sebelumnya, pada 26 November 2008, Obama mengumumkan akan membentuk tim penasihat ini serta mengumumkan bahwa tim tersebut akan dipimpin Paul Volcker, mantan pemimpin Bank Sentral AS, Federal Reserve (FED), serta Penasihat Kampanye Ekonomi Austan Goolsbee sebagai Direktur Staf dan Kepala Ekonom. Pembentukan dewan penasihat ini mengikuti model Dewan Penasihat Presiden untuk Inteligen Luar Negeri (PFIAB) yang didirikan President Dwight Eisenhower pada 1956. Sebagaimana PFIAB, PERAB berfungsi seperti apa yang disebut Obama,guna menembus proses pembuatan kebijakan Washington.

Dinding-dinding atau tembok dalam proses pembuatan kebijakan harus ditembus sehingga dewan ini sesekali bisa memberikan kita ide segar dan suara jernih serta cara berpikir yang baru. Dengan demikian, Washington tidak selalu membuat kebijakan dengan level yang sama, ujar Obama saat mengumumkan pembentukan PERAB. PERAB memiliki tugas untuk memberikan informasi dan masukan pada level bawah, agar kebijakan yang dibuat bisa lebih membumi. Hal ini, menurut Obama, tercermin dari keberagaman anggota PERAB. Peraih Nobel Bidang Ekonomi, Paul Krugman, mengomentari bahwa PERAB bisa memberikan warna baru dalam lingkaran tim ekonomi Obama.

Bisa memberikan ruang bagi kalangan ekonom progresif untuk memiliki suara, ujarnya. Krugman menyebutkan beberapa nama yang tepat duduk dalam PERAB di antaranya pakar ekonomi dari lembaga the Economic Policy Institute James K Galbraith, Larry Mishel, Dean Baker, dan Jared Bernstein yang merupakan ekonom progresif. Namun, Bernstein sudah terlanjur menjabat sebagai Kepala Ekonom dan Penasihat Kebijakan Ekonomi untuk Wakil Presiden AS Joe Biden. Dalam pernyataan resminya, Obama menyatakan, dewan penasihat tersebut memiliki masa kerja selama dua tahun. Setelah itu presiden akan memutuskan, apakah PERAB masih akan dibentuk atau tidak, tergantung dari kebutuhan.

Sebagaimana dalam pernyataan pers PERAB,target utama dari tim ini adalah ingin menyederhanakan perpajakan, menutup celah pajak dan mengurangi penghindaran pajak, serta mengurangi kesejahteraan korporasi. Presiden Obama dan Ketua PERAB Paul Volker mengumumkan 15 anggota timnya pada 6 Februari 2009. Di antaranya,CEO General Electric Jeffrey Immelt; pimpinan Caterpillar James W Owens; CEO UBS Group Americas Robert Wolf; pendiri Centerbridge Partners Mark Gallogly; pemimpin dan pendiri Pritzker Realty Group dan Classic Residence by Hyatt Penny Pritzker mitra pada Kleiner, Perkins, Caufield, & Byers John Doerr; Direktur Bank of America Monica C Lozano.

Kemudian Presiden Oracle Corporation Charles E Phillips Jr; Presiden the AFL-CIO Richard L Trumka; Direktur Staf dan Kepala Ekonom PERAB Austan Goolsbee; mantan Ketua Securities and Exchange Commission William H Donaldson; mantan Ketua Tim Dewan Penasihat Ekonomi Presiden Clinton Laura D’Andrea Tyson; mantan Ketua Tim Penasihat Ekonomi Presiden Ronald Reagan Martin Feldstein; mantan Wakil Pemimpin Bank Federal Reserve Roger W Ferguson; serta Wakil Presiden Universitas Yale David F Swensen. Sebagaimana dilansir dalam laman situs resmi Gedung Putih, PERAB didirikan Presiden Obama untuk memastikan adanya informasi analisis yang independen, nonpartisan, dan nasihat yang bisa diformulasikan dan diimplementasikan bagi rencana pemulihan ekonomi.

Selain itu, PERAB diharapkan bisa mendorong penguatan dan daya saing ekonomi nasional Negeri Paman Sam itu. Jajaran anggota PERAB dipilih Presiden Obama dari beragam latar belakang karier di luar pemerintah, yang dianggap memenuhi kualifikasi berdasarkan pencapaian, pengalaman, dan independensinya. Keanggotaan PERAB, mencerminkan keragaman pandangan dari penjuru AS dan beragam sektor ekonomi. PERAB memiliki agenda pertemuan secara periodik untuk memadukan semua informasi dan ide dari semua sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, PERAB memiliki tugas untuk memberikan informasi terkait bagaimana mewujudkan kestabilan finansial dan sistem perbankan dan penciptaan lapangan kerja. PERAB memberikan informasi dan analisis langsung kepada Presiden Obama, baik dalam hal desain, implementasi, dan evaluasi kebijakan. PERAB juga memberikan informasi dan rekomendasi kepada Dewan Ekonomi Nasional atau lembaga lain yang tanggung jawabnya terkait dengan ekonomi dan pasar keuangan. Selain PERAB,Washington memang memiliki tim Dewan Penasihat Ekonomi (The Council of Economic Advisers/CEA). Dewan ini sudah terbentuk sejak 1946 yang terdiri dari tiga orang anggota.

Selain itu menurut pengamatan Banaspati, tim ini membawahi 27 pegawai yang juga berkantor di lingkungan kepresidenan. CEA merupakan bagian dari the Executive Office of the President of the United State dan memiliki tugas untuk membantu pembuatan kebijakan ekonomi Gedung Putih. Dewan ini menyiapkan laporan ekonomi tahunan kepada presiden. CEA memiliki tugas untuk memberikan nasihat objektif tentang ekonomi kepada presiden, baik dari sisi kebijakan ekonomi domestik maupun internasional. Laporan dan analisis dari dewan ini didasarkan pada penelitian ekonomi dan bukti empiris, sehingga menyediakan data terbaik guna mendukung presiden untuk membuat kebijakan ekonomi.

0 komentar:

 
 
Copyright © 2011 Banaspati All Rights Reserved Nggo Kontes
Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia