Pemotongan tunjangan, kata dia, tidak akan membuat jera anggota dewan yang rajin membolos. Langkah ekstrim yang harus ditempuh, sambung dia, ditarik dari partainya masing-masing. Secara ekonomi anggota dewan sekarang sangat mencukupi, pemotongan tidak akan membuat anggota dewan kapok," tambahnya.
Mantan jurnalis itu juga menyambut baik rencana Badan kehormatan (BK) yang akan menindak tegas anggota dewan yang rajin membolos. "Kita ini kan digaji oleh negara untuk bekerja, berbicara dan mengkritisi. Jadi kalau tidak bisa datang bagaimana kita bisa tahu persoalan," imbuhnya. Menurut informasi yang diterima Banaspati bahwa mengenai sistem finger print yang akan diterapkan, Bambang menilai, belum perlu karena sistem yang ada sekarang sudah baik. "Kalau di paripurna memang ketat, sistem sekarang sudah baik, tinggal diterapkan di komisi saja," tutupnya.
0 komentar:
Poskan Komentar