Menurut grandong Toriq juga mengklarifikasi berita yang belakangan ini menyebutkan dirinya terlibat dalam penganiayaan terhadap aktivis ICW, Tama. "Berdasarkan investigasi kami, klien kami mencoba menolong. Kita tanya dia (Toriq), dan orang-orang di sekitarnya," terang Posko. Mengenai kabar kepemilikan senjata api oleh Toriq, dibantah Posko. "Dari awal, tidak ada satu kalimat pun dia mengakui mempunyai senjata api. Klien kami murni tidak memilikinya," katanya.
Diakui Posko, dirinya dan Toriq sempat bertemu Tama dan kuasa hukumnya saat pemeriksaan petang tadi. "Ya, biasalah kita bicara masalah ini. Menurut Berita Utama bahwa yang jelas kami punya komitmen yang sama untuk mendukung penuntasan kasus ini. Jadi kita tunggu saja," ujarnya. Toriq juga merasa siap jika penyidik mengkonfrontir keterangannya dengan Tama. "Tergantung kewenangan kepolisian. Kalau nanti dikonfrontir, ya silakan saja," ujar kuasa hukum Toriq lainnya, Dion Pongkor menimpali.
0 komentar:
Poskan Komentar