Sabtu, 24 Juli 2010

DPR Tak Butuh Permintaan Maaf KPK Soal Century

DPR Tak Butuh Permintaan Maaf KPK Soal CenturyMenurut informasi yang diterima Banaspati bahwa permintaan maaf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada masyarakat karena lambat menangani kasus Ban Century ditanggapi dingin mantan anggota Tim 9 sekaligus anggota Pansus Bank Century, Bambang Soesatyo. Menurut dia, bukan permintaan maaf KPK yang dibutuhkan tetapi pernyataan objektif KPK terhadap kasus Bank Century.

Kami tidak butuh permintaan maaf, yang kami butuhkan adalah pernyataan objektif dia, dimana dia mengatakan tidak cukup bukti. Kami punya banyak bukti, makanya kami tantang kemarin untuk melakukan gelar perkara," kata politisi dari Fraksi Partai Golkar itu di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (24/7/2010). Kalaupun KPK tidak menemukan indikasi pidana korupsi dan kerugian negara, masih ada indikasi pelanggaran Undang-Undang Perbankan. "Yang tidak bisa dielakkan adalah pidana perbankan, dan itu Boediono sudah kena," imbuhnya.

Sesuai dengan kesepakatan, Tim Pengawas Kasus Bank Century sudah memberikan waktu selama dua bulan kepada KPK, Kejaksaan Agung dan Polri untuk menyelidiki kasus ini dan melaporkan perkembangannya kepada Timwas. Menurut informasi yang diterima Banaspati bahwa jatuh temponya nanti tanggal 9 Agustus. Sejauh ini ketiga lembaga itu belum melakukan apa-apa seperti pemanggilan Darmin dan para pejabat BI lainnya. Saya pesimis yang dilaporkan tanggal 9 nanti sama seperti dulu. Makanya, kita tantang pada 25 Agustus kita lakukan uji silang supaya mereka serius menangani ini. Jangan hanya Luna Maya, Ariel dan Yusril saja yang ditangani," tukas mantan jurnalis itu
READ MORE ~>>> DPR Tak Butuh Permintaan Maaf KPK Soal Century

Potongan 60% Terlalu Kecil, kalau Perlu Tak Diberi Tunjangan!

Potongan 60% Terlalu Kecil, kalau Perlu Tak Diberi Tunjangan!Usulan dipotongnya tunjangan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang rajin membolos sebesar 60 persen mendapat sambutan baik. Bahkan menurut informasi yang diterima Banaspati bila diperlukan anggota dewan yang membolos tidak diberi tunjangan sama sekali. 60 persen itu sangat kecil. Kalau perlu tidak perlu dibayar sama sekali," ujar Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (24/7/2010).

Pemotongan tunjangan, kata dia, tidak akan membuat jera anggota dewan yang rajin membolos. Langkah ekstrim yang harus ditempuh, sambung dia, ditarik dari partainya masing-masing. Secara ekonomi anggota dewan sekarang sangat mencukupi, pemotongan tidak akan membuat anggota dewan kapok," tambahnya.

Mantan jurnalis itu juga menyambut baik rencana Badan kehormatan (BK) yang akan menindak tegas anggota dewan yang rajin membolos. "Kita ini kan digaji oleh negara untuk bekerja, berbicara dan mengkritisi. Jadi kalau tidak bisa datang bagaimana kita bisa tahu persoalan," imbuhnya. Menurut informasi yang diterima Banaspati bahwa mengenai sistem finger print yang akan diterapkan, Bambang menilai, belum perlu karena sistem yang ada sekarang sudah baik. "Kalau di paripurna memang ketat, sistem sekarang sudah baik, tinggal diterapkan di komisi saja," tutupnya.
READ MORE ~>>> Potongan 60% Terlalu Kecil, kalau Perlu Tak Diberi Tunjangan!

Rabu, 21 Juli 2010

Ribut Ganja, Pria Ngaku Satpol PP Dihakimi Massa

Ribut Ganja, Pria Ngaku Satpol PP Dihakimi MassaRikma Ronaldi (28), tersangka pengguna narkoba yang mengaku sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), nyaris dihakimi sejumlah anggota Satpol PP Kota Kediri. Mereka marah karena Rikma dianggap membawa nama lembaga Satpol PP dalam perkaranya, menurut informasi yang diterima grandong. Begitu tiba di Mapolres Kediri, Kepala Satuan Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Satpol PP Kota Kediri Herry Yuwono dan tujuh anggotanya langsung meminta petugas menunjukkan tersangka Rikma yang ditengarai hanya mengaku-aku sebagai anggota Satpol PP.

Setahu kami tidak ada anggota yang bernama Rikma. Karenanya kami ingin tahu seperti apa orangnya,” ujar Herry kepada Kepala Satuan Narkoba Polres Kediri Ajun Komisaris Polisi Totok Budihartono, Rabu (21/7/2010). Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa emosi anggota (satpol PP) langsung meluap begitu melihat tersangka Rikma dihadirkan ke ruang Satuan Narkoba. Apalagi, warga Kecamatan Kasin, Kota Malang yang tertangkap menyimpan dan menggunakan dua linting ganja di sebuah kedai kopi Desa Dawuhan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri Selasa (20/7/2010) itu, bersikukuh sebagai anggota satpol PP.

Saya anggota Satpol PP yang bertugas di Kantor Samsat Kota Kediri,” tutur Rikma sembari mengatupkan kedua tanganya ke muka. Sambil mencaci menurut Type Approval Partnership, sejumlah anggota Satpol PP yang naik pitam nyaris menghajar tersangka. Untungnya polisi berhasil mencegah aksi main hakim korps polisi sipil ini. “Saya minta jangan seenaknya mencatut nama lembaga,” teriak Herry

Dari hasil identifikasinya, Herry memastikan tersangka adalah anggota Bantuan Polisi (banpol) yang direkrut Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Menurut informasi yang diterima Solusi bahwa tersangka memang ditempatkan di Kantor Samsat sebagai penarik retribusi keamanan kendaraan. “Yang pasti bukan satpol PP,” tandasnya.

Sementara itu menurut Reuni17 bahwa Kasat Narkoba AKP Totok Budihartono menegaskan jika status tersangka selaku aparat pemerintah tidak akan mempengaruhi proses hukum. “Tersangka akan dijerat hukuman setimpal. Penyidikan berjalan terus sesuai prosedur yuridis,” ujarnya.
READ MORE ~>>> Ribut Ganja, Pria Ngaku Satpol PP Dihakimi Massa

Dibakar Cemburu, Mantu Bupati Culik & Aniaya Penari

Dibakar Cemburu, Mantu Bupati Culik & Aniaya PenariMenurut grandong Istilah cinta itu buta terkadang ada benarnya. Hanya karena cemburu buta, seorang menantu Bupati Rokan Hilir (Rohil) Suyarno, nekat menculik dan menganiaya Aziah (21). Menurut Aziah yang juga penari zapin utusan Kabupaten Rohil tersebut menceritakan, saat pembukaan tari zapin sekala nasional, pelaku yakni Mutia mendatanginya di Hotel Mayang Garden Pekanbaru.

Dibantu kedua temanya laki-laki Mutia pun menyakan keberadaan Aziah. Namun karena kebetulan Aziah tidak ada di tempat menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia, rekan Aziah sesama penari zapin menunjukan kalau Aziah berada di Hotel Indrayani Pekanbaru. Begitu jumpa di hotel itu saya langsung dipukuli. Mutia dan dua rekanya menjambak, menendang dan meninju saya beberapa kali,” kali Aziah yang juga salah satu CPNS di Rohil itu kepada sumber media massa pada hari Rabu (21/7/2010).

Menurut informasi yang diterima Nggo Kontes bahwa setelah dikeroyok, wanita berparas manis itu pun mengaku langsung diseret dan dimasukkan ke mobil jenis sedan. Di dalam mobil tersebut, pukulan dan tendangan terus mendarat ke wajahnya. Selang beberapa jam, dia dibawa ke suatu tempat yang tidak lain adalah rumah orang tua Mutia. Di sana dirinya mengaku diintrogasi mereka dengan tuduhan main mata dengan suami Mutia, yakni Ari yang tak lain adalah anak dari Bupati Rohil.

Padahal saya tidak pernah berhubungan dengan suami Mutia. Tapi kalau suaminya sering SMS sama saya, kalau suka dengan saya. Dan saya selalu bilang kalau saya takut mengganggu rumah tangga orang. Makanya saya tidak menanggapinya. Dia (Mutia) juga merampas HP saya. Saya bisa selamat karena saat itu ada ibu pelaku,” ujar Aziah lagi. Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa karena tidak terima dengan perbuatan para pelaku, Aziah pun melaporkan kejadian tersebut ke Poltabes Pekanbaru. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait aksi penganiayaan ini.
READ MORE ~>>> Dibakar Cemburu, Mantu Bupati Culik & Aniaya Penari

Toriq Juga Dicecar 10 Pertanyaan

Toriq Juga Dicecar 10 PertanyaanMenurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa lima menit setelah Tama S Langkun selesai menjalani pemeriksaan, Toriq menyusul. Sama seperti Tama, penyidik Polres Jakarta Pusat mengajukan 10 pertanyaan. Ya melengkapi BAP penyidikan sebelumnya. Ada 10 pertanyaan. Namun supaya tidak simpang siur, silakan tanya penyidik, kata kuasa hukum Toriq, Posko Simbolon, usai pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2010).

Menurut grandong Toriq juga mengklarifikasi berita yang belakangan ini menyebutkan dirinya terlibat dalam penganiayaan terhadap aktivis ICW, Tama. "Berdasarkan investigasi kami, klien kami mencoba menolong. Kita tanya dia (Toriq), dan orang-orang di sekitarnya," terang Posko. Mengenai kabar kepemilikan senjata api oleh Toriq, dibantah Posko. "Dari awal, tidak ada satu kalimat pun dia mengakui mempunyai senjata api. Klien kami murni tidak memilikinya," katanya.

Diakui Posko, dirinya dan Toriq sempat bertemu Tama dan kuasa hukumnya saat pemeriksaan petang tadi. "Ya, biasalah kita bicara masalah ini. Menurut Berita Utama bahwa yang jelas kami punya komitmen yang sama untuk mendukung penuntasan kasus ini. Jadi kita tunggu saja," ujarnya. Toriq juga merasa siap jika penyidik mengkonfrontir keterangannya dengan Tama. "Tergantung kewenangan kepolisian. Kalau nanti dikonfrontir, ya silakan saja," ujar kuasa hukum Toriq lainnya, Dion Pongkor menimpali.
READ MORE ~>>> Toriq Juga Dicecar 10 Pertanyaan

Tama Bantah Dianiaya akibat Rebutan Perempuan

Tama Bantah Dianiaya akibat Rebutan PerempuanMenurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Anggota Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun, membantah jika penganiayaan yang diterimanya beberapa waktu lalu di Kemang, dilatarbelakangi permasalahan wanita dan judi. Dengan siapa berjudi? Boleh ditanya teman-teman saya di ICW, apakah saya berjudi di sana?" ujar Tama menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut grandong bahwa hal tersebut diungkapkannya usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan, petang tadi, Rabu (21/7/2010). Begitu pula dengan isu rebutan wanita, yang juga dibantah Tama. Kalau perempuan, saya cukup kenal satu saja, dan saya dapat cewek itu bukan cewek yang bersengketa. Tetapi cewek yang nggak punya pacar, ya saya pacarin," tuturnya.

Tama dipukuli oleh orang yang tidak dikenal usai menonton bareng pertandingan Piala Dunia di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Akibat luka parah yang diterimanya, Tama harus menjalani perawatan di rumah sakti. Menurut Banaspati bahwa Pihak ICW sendiri menduga penganiayaan yang diterima Tama terkait pelaporan Tama dan rekan-rekan ICW lainnya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan tersebut terkait kecurigaan ICW terhadap banyak rekening perwira Polri yang cukup mencengangkan.
READ MORE ~>>> Tama Bantah Dianiaya akibat Rebutan Perempuan

Jumat, 16 Juli 2010

Ponsel Lokal dan Branded Berebut Posisi 5 Besar

Ponsel Lokal dan Branded Berebut Posisi 5 BesarMenurut informasi yang diterima Berita Terkini bahwa kehadiran vendor ponsel lokal membuat persaingan ketat dalam menentukan posisi perusahaan global yang sudah mapan. Perubahan dan saling geser mulai sering terjadi. Tahun ini daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia mulai aneh. Ponsel lokal mulai menggeser perusahaan global, terutama di posisi 4 sampai 5, tukas General Manager HT Mobile Nuramin, di sela-sela acara Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (15/7/2010).

Amin menambahkan, dua tahun lalu posisi satu sampai lima sudah pasti dikuasai Nokia, Motorola, Sony Ericsson, Samsung. Tapi kini, dikutip Amin dari survei JFK, posisi pertama masih dipegang Nokia, tapi posisi kedua digeser oleh Samsung.

Yang mengejutkan, posisi ketiga sudah ditempati oleh Nexian. Posisi empat sampai lima diperebutkan HT Mobile, SE serta LG. Dua posisi terakhir itu berubah tiap bulannya," tegas Nuramin tanpa menyebutkan angka pastiya. Dia juga menambahkan jika dulu marketshare ponsel lokal hanya 2 persen, tapi saat ini sudah mencapai lebih dari 30 persen dan diprediksi akan terus berkembang hingga akhir tahun.

Menurut Banaspati bahwa pertumbuhan yang cukup pesat ini ternyata tidak membuat pengusaha ponsel lokal ketakutan dengan kedatangan C3 besutan Nokia, yang digadang-gadang akan merusak pasar ponsel lokal. Kita tidak takut vendor global akan menghadirkan seri C3 lain. Karena keunggulan ponsel lokal adalah hargaya masih murah.
READ MORE ~>>> Ponsel Lokal dan Branded Berebut Posisi 5 Besar

Sanyo Ciptakan Perangkat Pengubah Beras Jadi Roti

Sanyo Ciptakan Perangkat Pengubah Beras Jadi RotiMenurut informasi yang diterima Berita Terkini bahwa produsen elektronik Jepang, Sanyo berhasil menciptakan sebuah perangkat penanak roti. Perangkat ini dapat mengubah butiran beras langsung menjadi roti. Beras biasanya hanya bisa diolah menjadi nasi. Bahkan perangkat penanak nasi saat ini banyak ditemui di pasaran. Namun kali ini Sanyo mencoba berinovasi dengan meluncurkan penanak roti di Asia.

Mesin ini dapat memadukan secangkir butiran padi menjadi tepung beras. Kemudian, tepung beras tersebut diolah lagi dengan campuran air, zat perekat yang biasa digunakan untuk membuat ketan, ragi, dan bahan lainnya yang digunakan untuk memanggang roti. Semua olahan itu akan berubah menjadi roti hanya dalam waktu empat jam.

"Penanak roti ini diberi nama Gopan, berasal dari kata 'Gohan' yang berarti beras dan bahasa Spanyol 'pan' yang berarti roti. Nantinya mesin ini baru akan dipasarkan di Asia tahun depan, setelah lebih dulu diluncurkan di Jepang pada Oktober," ujar juru bicara Sanyo Liu Yingying, seperti dikutip melalui Straits Times, Kamis (15/7/2010).

Menurut Yingying, Sanyi sangat antusias untuk mengekspor mesin ini ke negara-negara Asia, seperti China dan Asia Tenggara, yang masih memiliki lahan padi di negaranya dan bahkan menjadikan beras sebagai makanan pokok. Mesin itu sendiri akan dipasarkan dengan harga USD774 hingga USD928. Sanyo berpendapat jika mesin ini akan meningkatkan konsumsi beras dan mengubah kebiasaan makan seseorang.

Dari hasil penyelidikan Banaspati menurut data dari industri, pasar untuk 'home bakery', atau industri rumahan yang menggunakan mesin pembuatan roti, meningkat drastis di Jepang pada beberapa tahun terakhir, dan pengiriman naik 30,7 persen pada 2009 dari tahun sebelumnya menjadi 438.000 unit.
READ MORE ~>>> Sanyo Ciptakan Perangkat Pengubah Beras Jadi Roti

LG Indonesia Belum Tertarik Jual Tablet

LG Indonesia Belum Tertarik Jual TabletBeberapa vendor hardware berlomba-lomba untuk menghadikan tablet, apalagi setelah melihat kesuksesan iPad besutan Apple. Tapi hal tersebut tidak berlaku bagi LG. Ya, LG Electronics Indonesia mengaku belum berminat untuk menghadirkan tablet di pasar tanah air. Menginggat LGEIN masih Ingin fokus ke pasar ponsel. LG masih akan fokus mengembangkan perangkat ponsel. Karena kami akan terus fokus ke Android," tegas Product Manager LG Mobile Communication Indonesia Richard Susilo, saat acara peluncuran LG GW 305 di Pameran Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, JCC Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2010).

Ditambahkan Richard, ponsel Android besutan LG akan banyak hadir di kuartal keempat dan kuartal ketiga dalam tahun 2010. Malahan LG bakal menghadirkan ponsel Android sampai tahun depan. Tablet di Indonesia masih panjang. Jadi masih ada waktu buat kami membesarkan Android dengan berbagai model baik qwerty maupun touchsreen.

Qwerty sendiri bagi LG merupakan ceruk yang besar dalam kontibusi vendor asal Korea Selatan tersebut. Bahkan qwerty menyumbang 40 hingga 45 persen dalam pertumbuhan pangsa pasar ponsel LG di Indonesia. Menurut Banaspati bahwa pasar qwerty akam menguasai pasar hingga 50 persen sampai akhir tahun 2010.
READ MORE ~>>> LG Indonesia Belum Tertarik Jual Tablet

Acer Jagokan Android Liquid E di ICS 2010

Acer Jagokan Android Liquid E di ICS 2010Menurut informasi yang diterima Berita Terkini bahwa Acer Group terus melakukan ekspansi di pasar ponsel dengan meluncurkan produk-produk baru andalannya. Di ajang FKI-ICS 2010 ini, Acer menampilkan ponsel cerdas 'Liquid E'. Perangkat baru ini dilengkapi dengan. Sistem operasi Android 2.1 (eclair).

Berbeda dengan brand lain, Acer mengklaim Liquid E didesain agar pemakai dapat terus terhubung dan mengendalikan komunikasi bergerak. Acer Liquid E mendukung teknologi Gaming terkini dalam 3D, jelajah internet berkecepatan tinggi serta video streaming melalui konektivitas wi-fi dan koneksi HSDPA 7,2 Mbps.

Acer liquid E ini mampu mengoptimalkan produktivitas konsumen melalui sarana push mail dengan dukungan MS exchange dan membuka lampiran surat elektronik elektronik. Para pemakai dapat mensinkronisasi dan back-up arsip-arsip PC, kontak, serta jadwal acara kalender, dan mengunduh banyak lagi aplikasi serta games pada pasar 20.000+ Android.

Produk ini memanfaatkan sarana user interface (UI) terkini yang memakai teknologi unik layar sentuh in-cell transitive seluas 3,5 inci berbasis pada prosesor Qualcom snapdragon dan memori sebesar 512 MB RAM. Ponsel ini juga memiliki fungsi voice-activation, navigasi GPS, browser baru, aplikasi kamera baru dan wallpaper 'hidup' pada layar home sebanyak lima halaman.

Selain itu, liquid E dipersenjatai dengan aplikasi Twitter, Facebook, Youtube dan flickr serta tiga aplikasi ekslusif, Spinlets, Acer Connected Contacts dan Urfrozz.

"Ponsel ini merupakan investasi jangka panjang Acer dalam mengembangkan peralatan premium yang memberi layanan jasa mobile yang berbeda," kata Daniel Rustandi Marketing Director Acer group, saat ditemui di sela acara Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2010).

Ponsel Liquid E ini, menurut Husen Halim, Consumer Brand Manager Acer Group Indonesia, saat ini didukung oleh sekira 80 ribu aplikasi Android. Menurut informasi yang diterima Banaspati bahwa di indonesia di meluncurkan hanya yang berwarna hitam dengan harga sekira Rp4.490 ribu dan dibundling dengan Indosat.
READ MORE ~>>> Acer Jagokan Android Liquid E di ICS 2010

Marketshare Ponsel Qwerty di Indonesia Capai 35%

Marketshare Ponsel Qwerty di Indonesia Capai 35%Penetrasi penjualan ponsel berbentuk qwerty di Indonesia memang sangat tinggi. Bahkan model ini mampu meraup market hingga 35 persen. Akhir 2009, penjualan ponsel qwerty di Indonesia mencapai market antara 14 sampai 15 persen. Di akhir Juni bahkan jumlahnya tembus mencapai 35 persen, tegas Presiden Direktur Global Teleshop Group Djatmiko Wardoyo, di sela-sela acara Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2010).

Tingginya seri qwerty Ini menurutnya disebabkan oleh karakteristik konsumen Indonesia, yang gemar menggunakan ponsel sambil berjalan atau menyetir. Menurut Banaspati bahwa hal yang mustahil dilakukan oleh seri touchscreen. Saat ini hampir semua ponsel mempunyai model qwerty. Dan qwerty yang bervariasi itu yang membuat model ini mengalami peningkatan, sebutnya.

Djatmiko menyebutkan kalau sampai akhir tahun depan market dari ponsel qwerty akan mencapai 50 persen. Dan itu akan berlanjut hingga tahun depan, menurut informasi yang diterima Berita Terkini. Bahkan dengan model yang lebih variatif lagi. Modelnya akan variatif. Mungkin dengan kombinasi antara qwerty dan touchsreen.

Berdasarkan data Asosiasi Importir Seluler Indonesia (AISI), pada akhir 2009 total penjualan ponsel di Indonesia mencapai 25 juta unit, menurut pengamatan SEO Blogger Blogspot. Pada 2010 ini, AISI memprediksi pertumbuhan 21 persen hingga 22 persen dengan total jumlah produk ponsel impor sedikitnya 40 juta unit.
READ MORE ~>>> Marketshare Ponsel Qwerty di Indonesia Capai 35%

Sabtu, 10 Juli 2010

Naysilla Mirdad

Naysilla MirdadSebagai sahabat, Naysilla Mirdad tak ingin melewatkan hari-hari terakhir sahabatnya menjadi lajang. Namun dia belum terpikir cepat-cepat menyusul Ririn Dwi Ariyanti, menurut informasi yang diterima Berita Terkini. Sebagai sahabat aku bahagia Ririn menikah tapi jangan disangkutin sama aku dong. Kita kan nggak tahu kapan Tuhan akan kasih jodoh ke aku, kapan aku akan nikah, ujar Naysila dalam acara siraman Ririn Dwi Aryanti di kawasan Bintaro, Jakarta, Sabtu (10/7/2010).

Nay, sapaan akrab putri pasangan Jamal Mirdad dan Lidya Kandou ini, memandang Ririn sebagai sahabat yang ceria, mandiri, manja, tapi bukan manja yang ketergantungan sama orang lain. Dia manja-manja monyet, yang suka nemplok sama orang, selorohnya.

Jelang pernikahannya, Ririn sulit ditemui para sahabatnya. Nay berharap, Ririn bisa menjadi istri dan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Aku sih berharap Ririn dan Aldi semoga penrikahan akan membawa ke kehidupan yang lebih baik. Semoga jadi ibu yang baik untuk Dira dan anaknya nanti, jadi istri yang baik buat Aldi,” pungkasnya.
READ MORE ~>>> Naysilla Mirdad

Minggu, 04 Juli 2010

Ooijer Bapaknya Tim Belanda

Ooijer Bapaknya Tim BelandaBukan kapten, bukan pula yang paling tua di skuad Belanda saat ini. Akan tetapi Andre Ooijer memandang dirinya adalah bapak tim asuhan Bert van Marwijk. Maksudnya? Dalam usianya yang sudah 35 tahun Ooijder masih diandalkan Van Marwijk untuk menguatkan lini belakang Belanda, walaupun baru dimainkan satu kali, menurut pengamatan Leak melalui media massa.

Bahkan tidak direncanakan menjadi starter melawan Brasil di perempatfinal, Ooijer diputuskan main sejak awal gara-gara Joris Mathijsen cedera saat pemanasan. Menurut Berita Utama bahwa Bek berpengalaman itu memang melakukan kesalahan koordinasi yang mengakibatkan Brasil membuka skor melalui Robinho di menit ke-10.

Namun setelah itu ia mampu meningkatkan performanya. Pria 184 cm itu menjadi tembok kokoh untuk mencegah Brasil membongkar pertahanan timnya lagi. Menurut Type Approval Indonesia bahwa Belanda pun menang 2-1 dan akan tampil di semifinal, di mana ia mungkin saja diturunkan lagi. Aku tidak tegang, ujar Ooijer tentang penampilan pertamanya di Afsel itu. Aku bukan lagi pemain berumur 18 tahun. Aku ini hampir 36 lho.

Satu-satunya hal yang aku pikirkan adalah, aku diberi nomor 13. Tapi akhirnya itu malah memberiku keberuntungan, seloroh pemain yang pernah bermain di Blackburn Rovers sebelum kembali ke PSV Eindhoven itu, dikutip AFP. Bagi Ooijer ini adalah Piala Dunia ketiga yang ia terlibat didalamnya. Ia tentu saja berharap bisa menutup karir internasionalnya dengan manis, yakni menjadi juara di hari terahir turnamen, yang bertepatan dengan hari jadinya yang ke-36.

Setelah itu Ooijer akan memberi tempatnya untuk rekan-rekannya yang lebih muda, menurut informasi yang diterima Dunia Berita. Aku ini bapaknya skuad ini, cetus pria kelahiran 11 Juni 1974 itu, yang merupakan pemain tertua nomor tiga setelah kiper Sander Boschker (39) dan kapten Giovanni van Bronckhorst (35) itu. Aku merasakan ada banyak kematangan pada teman-teman mudaku. Aku sangat yakin tim ini bisa menjadi juara dunia.

Menurut Informasi yang diterima Berita Kita jika di level internasional Ooijer hampir dipastikan segera berhenti, tapi ia belum berniat gantung sepatu. Saat ini ia sudah terbebas kontrak dari PSV dan sedang didekati sebuah klub dari Siprus. Saat ini saya tak punya klub. Itu mempengaruhi juga, tapi sekarang pikiran itu saya buang jauh-jauh dulu, tukasnya untuk menegaskan bahwa saat ini dia hanya ingin berkonsentrasi penuh di sisa Piala Dunia-nya ini.
READ MORE ~>>> Ooijer Bapaknya Tim Belanda

Kamis, 01 Juli 2010

Berharap pada Ketua KPK

Berharap pada Ketua KPKVedir Hadiz, guru besar Murdoch University, pernah mengulas panjang lebar tentang upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Dia berkesimpulan bahwa pemberantasan korupsi bukan soal sistem, aturan, dan ideologi. Pemberantasan korupsi menurut Berita Utama adalah tentang komitmen politik yakni sejauh mana Presiden dan pejabat-pejabat tinggi pemerintahan memiliki political will untuk bersungguh-sungguh memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Watak sistemik korupsi telah menggurita sehingga menghubungkan institusi-institusi pemerintahan dalam lingkaran setan. Pemberantasan korupsi niscaya menimbulkan resistensi karena ada indikasi kuat keterlibatan orang-orang penting di dalamnya.

Dalam kasus di Indonesia, korupsi sudah pada tingkat sangat mengkhawatirkan karena ia bermain di level institusi penegak hukum sehingga membuat kredibilitas hukum jatuh di mata masyarakat. Komitmen politik itulah yang sekarang kita rindukan karena kondisi kekinian KPK patut membuat kita waspada. Momentum reformasi dan pemberantasan korupsi terancam oleh penonaktifan dua pimpinan KPK pascapenolakan SKPP oleh pengadilan.

Hak-hak istimewa KPK sebagai superbody seperti penyadapan dan penuntutan terus digerogoti, menurut Laak. Presiden bahkan pernah mengingatkan tentang wewenang KPK yang dianggap terlampau besar. Komitmen pemberantasan korupsi yang kerap mengancam kepentingan banyak pihak membuat KPK tidak disukai dan keberadaannya terusmenerus dipertanyakan oleh mereka yang tidak suka hukum ditegakkan di negeri ini.

Padahal menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com bahwa citra positif KPK yang diraih lewat keberanian mengungkap sejumlah kasus korupsi justru menunjukkan kegagalan institusi penegak hukum lain dalam memerangi korupsi. Keberadaan KPK bukan untuk menyaingi kepolisian atau kejaksaan, tetapi untuk mengakselerasi pemberantasan korupsi yang luar biasa di Indonesia. Di dalam situasi seperti itulah pemilihan Ketua KPK yang baru berlangsung.

Nasib pemberantasan korupsi sedang dipertaruhkan. Sejumlah nama-nama beken yang tak diragukan integritasnya di mata publik ditunjuk menjadi panitia seleksi (pansel). Kita senang dengan keputusan Todung Mulya Lubis, salah satu anggota pansel, yang menolak masuk menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat karena agenda pemberantasan korupsi saat ini jauh lebih penting baginya.

Semangat nonpartisan memang harus dijaga oleh setiap anggota pansel supaya pansel bisa berkonsentrasi dan mengambil jarak dari lobi-lobi kekuasaan. Dari 287 pendaftar,sebanyak 145 nama lolos administrasi.Mereka yang lulus tahap administrasi bisa dikategorikan dalam empat kriteria yakni mantan pengacara koruptor, jaksa, orang-orang yang belum terdengar kiprahnya dalam pemberantasan korupsi, dan orang-orang reformis.

Masing-masing kelompok boleh jadi mencerminkan dua kekuatan yang sedang berseteru; kubu koruptor dan antikoruptor. Hanya akan ada dua orang yang diajukan ke DPR yang kemudian akan memilih Ketua KPK yang baru. Calon Ketua KPK bukan saja harus dinilai integritas dan kapabilitasnya, melainkan juga sejauh mana ia memiliki akseptabilitas di mata DPR. Pada analisis terakhir, memang kepentingan politiklah yang akan menentukan selera Ketua KPK.

Karena itu menurut Berita Terkini bahwa pengawasan dan advokasi dari masyarakat sipil mutlak diperlukan untuk memastikan pemilihan Ketua KPK dari awal sampai akhir berjalan sesuai semangat antikorupsi. Kita sangat berharap Ketua KPK adalah seorang yang tanpa cela dan terbiasa melakukan reformasi hukum di mana pun dia bekerja. Ketua KPK bukan orang yang harus belajar lagi anatomi korupsi, melainkan orang yang hafal luar dalam bagaimana korupsi bekerja.

Dia harus orang yang bernyali, tak bisa didikte, dan melawan korupsi tanpa tebang pilih sehingga mengembalikan harapan kembalinya KPK yang kuat, bersih, dan mandiri. Sekali kita gagal menurut Banaspati pasti momentum gerakan nasional melawan korupsi akan hilang. Kepercayaan dan harapan masyarakat akan lumpuh. Entah kapan Indonesia akan bangkit dari keterpurukan.
READ MORE ~>>> Berharap pada Ketua KPK